Info Sekolah
Monday, 22 Apr 2024
  • Selamat Datang di Website Resmi SMK Muhammadiyah 3 Weleri

Cara Mudah Membuat Abstrak untuk Karya Ilmiah Anda

Diterbitkan : - Kategori : Tutorial
Cara Membuat Abstrak

Cara membuat abstrak yang baik dan benar. Ikuti langkah-langkah mudah untuk menulis abstrak dari penjelasan sampai kesimpulan.

#abstrak #penulisan #ilmiah

Cara membuat abstrak adalah hal yang penting bagi penulis untuk menyelesaikan karya tulisnya. Dalam abstrak, penulis harus mampu menyajikan gambaran singkat mengenai isi karya tulisnya. Namun, seringkali penulis merasa kesulitan dalam menyusun abstrak yang baik dan benar. Oleh karena itu, dalam artikel ini, kami akan memberikan beberapa tips dan trik untuk membantu Anda dalam membuat abstrak yang efektif dan menarik.

Mengenal Abstrak

Abstrak adalah bagian penting dalam sebuah karya ilmiah, seperti skripsi, tesis, atau jurnal. Abstrak berisi ringkasan dari isi karya ilmiah tersebut dan menjadi pintu gerbang bagi pembaca untuk memahami topik yang dibahas. Oleh karena itu, abstrak harus disusun secara baik dan benar agar dapat menarik minat pembaca dan memberikan gambaran yang jelas tentang isi karya ilmiah tersebut.

Tujuan Abstrak

Tujuan dari abstrak adalah untuk memberikan gambaran singkat kepada pembaca tentang topik yang dibahas dalam karya ilmiah. Dengan membaca abstrak, pembaca dapat mengetahui apakah topik tersebut sesuai dengan kebutuhan dan minat mereka sehingga mempercepat proses seleksi bahan bacaan. Selain itu, abstrak juga menjadi referensi bagi para peneliti untuk mengetahui hasil penelitian terkini pada topik yang sama.

Jenis-jenis Abstrak

Abstrak Deskriptif

Abstrak deskriptif merupakan abstrak yang memberikan gambaran secara umum tentang topik yang dibahas dalam karya ilmiah. Abstrak ini tidak memberikan hasil atau kesimpulan dari penelitian yang dilakukan, melainkan hanya menguraikan tentang topik tersebut.

Abstrak Informatif

Abstrak informatif merupakan abstrak yang memberikan gambaran secara singkat tentang topik yang dibahas dalam karya ilmiah dan hasil penelitian yang didapatkan oleh penulis. Abstrak ini dapat menjadi referensi bagi para peneliti untuk mengetahui hasil penelitian terkini pada topik yang sama.

Cara Membuat Abstrak

Tentukan Tujuan dan Jenis Abstrak

Langkah pertama dalam membuat abstrak adalah menentukan tujuan dan jenis abstrak yang akan dibuat. Apakah abstrak yang dibuat bersifat deskriptif atau informatif, serta tujuan abstrak tersebut untuk apa.

Baca Keseluruhan Karya Ilmiah

Sebelum membuat abstrak, pastikan untuk membaca keseluruhan karya ilmiah terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk memahami isi karya ilmiah tersebut sehingga dapat disusun abstrak secara tepat dan akurat.

Identifikasi Pokok Bahasan

Setelah membaca keseluruhan karya ilmiah, identifikasi pokok bahasan dari karya ilmiah tersebut. Pokok bahasan ini nantinya akan dijadikan fokus dalam abstrak yang akan dibuat.

Tuliskan Kalimat Pembuka

Kalimat pembuka dalam abstrak harus menarik perhatian dan memberikan gambaran singkat tentang topik yang dibahas dalam karya ilmiah. Kalimat pembuka ini dapat berupa pernyataan umum atau fakta menarik tentang topik yang dibahas.

Tuliskan Fokus Pembahasan

Setelah menentukan kalimat pembuka, tuliskan fokus pembahasan yang akan diangkat dalam abstrak. Fokus pembahasan ini harus terkait dengan pokok bahasan yang telah diidentifikasi sebelumnya.

Tuliskan Hasil Penelitian

Jika abstrak yang dibuat bersifat informatif, tuliskan hasil penelitian yang didapatkan oleh penulis. Hasil penelitian ini harus terkait dengan fokus pembahasan yang telah dituliskan sebelumnya.

Tuliskan Kesimpulan

Setelah menuliskan hasil penelitian, tuliskan kesimpulan yang didapatkan dari penelitian tersebut. Kesimpulan ini harus terkait dengan fokus pembahasan yang telah dituliskan sebelumnya.

Periksa Kembali Abstrak

Sebelum mengirimkan abstrak ke pihak yang membutuhkan, pastikan untuk memeriksa kembali abstrak yang telah dibuat. Periksa kesesuaian antara abstrak dengan karya ilmiah, serta pastikan tidak ada kesalahan penulisan atau tata bahasa yang terjadi.

Kesimpulan

Abstrak merupakan bagian penting dari sebuah karya ilmiah. Abstrak berisi ringkasan dari isi karya ilmiah tersebut dan menjadi pintu gerbang bagi pembaca untuk memahami topik yang dibahas. Ada dua jenis abstrak, yaitu abstrak deskriptif dan informatif. Untuk membuat abstrak, langkah-langkah yang harus dilakukan adalah menentukan tujuan dan jenis abstrak, membaca keseluruhan karya ilmiah, identifikasi pokok bahasan, menuliskan kalimat pembuka, fokus pembahasan, hasil penelitian, dan kesimpulan. Sebelum mengirimkan abstrak, pastikan untuk memeriksa kembali abstrak yang telah dibuat.

Definisi Abstrak dan Pentingnya dalam Suatu Karya

Abstrak adalah suatu ringkasan singkat dari sebuah karya tulis yang memberikan gambaran umum mengenai topik atau isi dari karya tersebut. Abstrak memiliki peranan penting dalam suatu karya, karena dapat memberikan informasi dasar bagi pembaca untuk menentukan apakah karya tersebut relevan dengan kebutuhan mereka atau tidak. Oleh karena itu, abstrak harus ditulis dengan jelas dan singkat agar mudah dipahami oleh pembaca.

Menjelaskan Tujuan dari Pembuatan Abstrak

Tujuan utama dari pembuatan abstrak adalah untuk memberikan gambaran umum tentang isi karya tulis. Dengan membaca abstrak, pembaca dapat menentukan apakah karya tersebut relevan dengan kebutuhan mereka atau tidak. Selain itu, abstrak juga dapat membantu pembaca untuk memahami inti dari karya tanpa harus membaca seluruh isi karya tersebut.

Menentukan Informasi Utama yang Akan Dicantumkan dalam Abstrak

Sebelum menulis abstrak, penulis harus menentukan informasi utama yang akan dicantumkan dalam abstrak. Informasi utama tersebut harus mencakup topik, tujuan, metode atau pendekatan yang digunakan, hasil atau kesimpulan, dan kata kunci yang berkaitan dengan karya. Informasi ini harus disajikan secara singkat namun jelas sehingga pembaca dapat memahaminya dengan mudah.

Menuliskan Judul dan Subjek dari Karya yang Akan Dibuat Abstrak

Setelah menentukan informasi utama yang akan dicantumkan dalam abstrak, penulis harus menuliskan judul dan subjek dari karya yang akan dibuat abstrak. Judul harus mencerminkan topik dan isi dari karya tersebut dan disajikan dengan singkat namun jelas. Subjek yang akan dibuat abstrak harus dipilih dengan cermat sehingga dapat memberikan gambaran yang akurat tentang isi karya.

Menjelaskan Metode atau Pendekatan dalam Pembuatan Abstrak

Metode atau pendekatan yang digunakan dalam pembuatan abstrak harus sesuai dengan jenis karya tulis yang dibuat. Penulis harus memilih metode atau pendekatan yang tepat untuk menggambarkan isi karya secara singkat dan jelas. Misalnya, jika karya tulis adalah penelitian, maka metode yang digunakan dapat mencakup desain penelitian, sampel yang digunakan, teknik pengumpulan data, dan analisis data.

Memperhatikan Kepentingan dari Para Pembaca Abstrak

Sebagai penulis, kita harus memperhatikan kepentingan dari para pembaca abstrak. Abstrak harus ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami dan disajikan dengan singkat namun jelas. Pembaca harus dapat memahami inti dari karya tanpa harus membaca seluruh isi karya tersebut.

Menyertakan Kata Kunci Penting yang Berkaitan dengan Karya

Kata kunci penting yang berkaitan dengan karya harus disertakan dalam abstrak. Kata kunci ini dapat membantu para pembaca untuk menemukan karya tersebut di mesin pencari atau basis data. Kata kunci harus dipilih dengan cermat dan mencerminkan topik dan isi dari karya.

Menghindari Penggunaan Bahasa yang Tidak Jelas atau Rumit dalam Abstrak

Untuk membuat abstrak yang efektif, penulis harus menghindari penggunaan bahasa yang tidak jelas atau rumit. Abstrak harus ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Penggunaan kata-kata asing atau istilah teknis harus dijelaskan secara singkat agar pembaca dapat memahaminya dengan mudah.

Perhatikan Panjang dan Gaya Penulisan dalam Abstrak

Panjang dan gaya penulisan dalam abstrak harus disesuaikan dengan jenis karya tulis yang dibuat. Abstrak yang terlalu panjang dapat membuat pembaca cepat bosan dan tidak tertarik untuk membaca seluruh isi karya tersebut. Sebaliknya, abstrak yang terlalu pendek dapat membuat pembaca tidak mendapatkan informasi yang cukup tentang isi karya. Gaya penulisan harus sesuai dengan bahasa yang digunakan dalam karya tulis.

Memeriksa Kembali Tenses, Ejaan, dan Tata Bahasa yang Digunakan dalam Abstrak

Sebelum menyelesaikan abstrak, penulis harus memeriksa kembali tenses, ejaan, dan tata bahasa yang digunakan dalam abstrak. Abstrak harus ditulis dengan bahasa yang tepat dan benar agar mudah dipahami oleh pembaca.

Dalam dunia penulisan ilmiah, abstrak sangat penting untuk dibuat karena berfungsi sebagai ringkasan dari sebuah karya tulis. Berikut adalah beberapa pandangan mengenai cara membuat abstrak serta pro dan kontra yang muncul terkait penggunaannya:

Pro:

  1. Abstrak membantu pembaca memahami isi dari sebuah karya tulis tanpa harus membaca keseluruhan teks.
  2. Dengan membaca abstrak, pembaca dapat memutuskan apakah tulisan tersebut relevan dengan topik yang sedang dicari.
  3. Abstrak juga membantu penulis untuk mengorganisir gagasan dan mengekstrak poin-poin utama dari karya tulis mereka.
  4. Abstrak dapat digunakan sebagai alat promosi untuk memperkenalkan karya tulis dan menarik minat pembaca.

Kontra:

  • Beberapa orang berpendapat bahwa abstrak terlalu pendek dan tidak dapat memberikan gambaran yang cukup tentang isi karya tulis.
  • Ada kemungkinan bahwa abstrak dapat menyederhanakan atau bahkan menyimpang dari isi karya tulis yang sebenarnya.
  • Beberapa penulis mungkin merasa sulit untuk mengekstrak poin-poin utama dari karya tulis mereka dan menulis abstrak yang efektif.
  • Terlalu banyak penekanan pada pembuatan abstrak dapat mengalihkan perhatian dari hal-hal lain yang lebih penting dalam penulisan ilmiah, seperti metode dan hasil penelitian.

Dalam kesimpulannya, meskipun tidak semua orang setuju dengan penggunaan abstrak dalam penulisan ilmiah, kebanyakan orang setuju bahwa abstrak dapat sangat membantu pembaca dan penulis. Penting untuk memperhatikan proses pembuatan abstrak dan memastikan bahwa itu akurat, informatif, dan tidak menyesatkan.

Terima kasih telah membaca artikel ini tentang cara membuat abstrak yang baik dan benar. Semoga artikel ini memberikan manfaat bagi Anda dalam menulis abstrak untuk makalah atau penelitian Anda.

Dalam membuat abstrak, pastikan Anda memahami dengan baik materi yang akan dijelaskan. Gunakan bahasa yang jelas, ringkas, dan mudah dipahami oleh orang lain. Jangan lupa untuk menjelaskan tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan dari makalah atau penelitian Anda.

Selain itu, pastikan juga bahwa abstrak yang Anda tulis sesuai dengan aturan dan format yang ditetapkan oleh institusi atau jurnal yang akan menerbitkan makalah atau penelitian Anda. Sebagai penutup, semoga sukses dalam menulis abstrak dan selamat mencoba!

.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Cara Membuat Abstrak

  1. Apakah abstrak itu?

    Abstrak adalah ringkasan singkat dari sebuah tulisan atau penelitian yang memberikan gambaran umum tentang isi dan tujuannya.

  2. Apa yang harus dimasukkan dalam abstrak?

    Abstrak harus mencakup informasi tentang konteks penelitian, tujuan, metode, hasil, dan kesimpulan. Panjang abstrak biasanya sekitar 150-250 kata.

  3. Bagaimana cara menulis abstrak yang baik?

    Untuk menulis abstrak yang baik, pastikan untuk memperhatikan struktur dan format yang benar, gunakan bahasa formal dan jelas, dan jelaskan dengan ringkas semua informasi penting tentang penelitian Anda.

  4. Apakah ada contoh abstrak yang bisa dijadikan referensi?

    Ya, Anda dapat mencari contoh abstrak dari artikel atau penelitian terkait di jurnal akademik atau situs web resmi universitas. Namun, pastikan untuk tidak menyalin abstrak orang lain secara langsung.

  5. Seberapa pentingnya abstrak dalam sebuah penelitian atau tulisan?

    Abstrak sangat penting karena menjadi pintu gerbang bagi pembaca untuk memahami isi tulisan atau penelitian Anda tanpa harus membaca seluruhnya. Abstrak yang baik juga dapat menarik minat dan perhatian pembaca, sehingga meningkatkan peluang publikasi atau penerimaan tugas akademik.